Kalahkan ‘THE EXORCIST’, ‘IT’ Jadi Film Horor Terlaris Sepanjang Masa

Mahkota THE EXORCIST sebagai film horor terlaris sepanjang masa selama 44 tahun akhirnya terlepas sudah. Karena ternyata iblis Pazuzu harus rela posisinya dikudeta oleh Pennywise si badut setan pemakan manusia. Tahta ini akhirnya diperoleh IT pada hari Kamis (28/9) kemarin.

 

Rekor luar biasa ini diumumkan sendiri oleh pihak studio Warner Bros. Di mana IT telah sukses membukukan pendapatan box office global mereka sebesar 500 juta dolar (sekitar 6,7 triliun rupiah). Angka ini jauh lebih banyak daripada THE EXORCIST yang meraih pendapatan seluruh dunia 441 juta dolar (sekitar 5,9 triliun rupiah) saat dirilis tahun 1973.

 

Yang unik, baik THE EXORCIST dan IT sama-sama diangkat dari sebuah novel yakni karya William Peter Blatty dan Stephen King. Kepada Variety, Sue Kroll selaku Presiden Pemasaran dan Distribusi Warner Bros mengaku senang atas prestasi luar biasa IT ini, “Untuk film horor dewa judi poker ini adalah sejarah baru. Tapi kami tak bisa berbangga diri.”

 

Sekuel IT Bakal Rilis Tahun 2019

 

Merupakan remake dari serial TV tahun 1990, IT memang sudah digadang-gadang bakal mencetak rekor box office luar biasa sejak dirilis 8 September 2017 kemarin. Teror badut Pennywise yang diperankan sangat sempurna oleh aktor tampan Bill Skarsgård memang jadi magnet utama penonton berbondong-bondong menonton IT.

 

Tak hanya gemilang di tangga box office, IT juga sukses mendapat pujian dari para kritikus film. Kroll sendiri berpendapat jika saat proyek IT dibuat, mereka memang tak hanya sekedar bertujuan untuk sukses secara komersial, tapi juga ingin menciptakan film yang akan diperbincangkan para penggemar layar lebar di seluruh dunia. Seperti layaknya film-film sukses yang langsung tancap gas untuk proyek sekuel, pihak studio New Line Cinema juga sudah mengumumkan jika sekuel IT bakal meluncur 6 September 2019, mendatang.

 

Latar Belakang Pennywise Terungkap di Sekuel

 

Sekedar informasi, kisah dalam IT bermula saat menghilangnya Georgie Denbrough (Jackson Robert Scott) secara misterius saat mengejar perahu kertas mainan waktu hujan deras. Sang kakak, Bill Denbrough (Jaeden Lieberher) pun melakukan pencarian dengan enam temannya di Geng Pecundang (Loser’s Club). Hingga akhirnya pemecahan misteri itu membuat mereka semua diburu oleh Pennywise si badut setan.

 

Untuk sekuelnya sendiri, sutradara Andy Muschietti menyebutkan kalau cerita akan bersetting 27 tahun usai kejadian teror Pennywise di Derry. Bisa dipastikan anggota Geng Pecundang sudah tumbuh menjadi manusia-manusia dewasa yang memiliki memori buruk akan Pennywise. Namun bukan itu saja, Muschietti kabarnya juga akan mengungkapkan asal-usul Pennywise dalam sekuel yang bakal rilis dua tahun lagi itu.

 

Dilansir detikHOT, sosok asli Pennywise sebenarnya bukanlah badut. Dia dipercaya sebagai makhluk kuno yang mungkin saja berusia miliaran tahun. Pennywise alias si IT ini berasal dari kehampaan yang mengandung seluruh alam semesta dan disebut sebagai Macroverse. Dalam cerita novel aslinya, tokoh Billy rupanya sempat melihat bentuk asli Pennywise yang ternyata adalah makhluk merayap tak berujung, berbulu dan terbuat dari cahaya jingga. Sosok setan ini mendarat di Bumi karena peristiwa dahsyat jutaan lalu. Dia lalu tertidur lama, menanti kedatangan umat manusia dan akhirnya saat kota Derry dibangun tahun 1715, IT pun terbangun dalam sosok Pennywise. Ada alasan kenapa IT selalu meneror anak-anak, karena rasa takut dalam diri mereka lebih mudah muncul dan membentuk IT jadi sempurna.

Resmi: Pogba Akan Absen Lebih Lama Lagi

Tentu masih ingat dibenak para fans Liga Primer Inggris terutama pendukung Manchester United tentang bagaimana dan seberapa besar dana yang harus dikeluarkan untuk mendatangkan Paul Pogba ke MU. Setelah beberapa tampilan gemilangnya, sepertinya skuad MU akan kehilangan sang bintang yang dihijrahkan dari Juve tersebut untuk jangka waktu yang lama lantaran cedera yang dialaminya. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Jose Mourinho.

Pogba Cedera Hamstring Serius

Sepertinya, cedera hamstring sang gelandang Manchester United, Paul Pogba sangat serius sehingga akan membuatnya tetap absen untuk jangka waktu yang lebih lama lagi. Demikian diungkapkan oleh sang manajer, Jose Mourinho. Ya, playmaker Prancis berusia tersebut sebelumnya telah melewatkan empat pertandingan terakhir di Old Trafford.

Awalnya Pogba diperkirakan akan absen selama antara satu bulan enam minggu setelah cedera pada 12 September. Tapi saat ini, sepertinya Pogba harus beristirahat lebih lama lagi sehingga cukup wajar jika Mouinho mengatakan dirinya tidak terlalu mengharapkan Pogba untuk segera perkuat skuad. Sebaliknya, Mou malah lebih berharap pada kebugaran bek Phil Jones dan Antonio Valencia.

Manajer asal Portugis tersebut mengatakan pada media; “Saya tidak bisa berharap, seperti (harapannya) dengan Jones atau Valencia yang bisa saya lihat di pusat pelatihan dan berharap mendapat jawaban positif (dalam waktu yang lebih singkat daripada Pogba)”.

Menariknya lagi, status Pogba disamakan dengan Ibra dan Rojo. Mou dengan tegas mengatakan; ‘Ibra, Pogba, Rojo, saya tidak memikirkan pemain ini.” Artinya, harapan untuk kembalinya Pogba dalam waktu singkat memang sulit jika tidak dikatakan tidak mungkin. Mou juga tidak memberikan target waktu khusus untuk kesembuhan Pogba. Artinya, Pogba alami cedera hamstring yang sangat serius yang memaksanya harus berhenti lebih lama lagi.

Pogba Bisa Absen Hingga Akhir Tahun

Mourinho telah mengakui pada hari Jumat (29/10) bahwa dia tidak akan memikirkan tentang Pogba untuk kekuatan skuad beberapa waktu mendatang termasuk juga bek Marcos Rojo dan striker Zlatan Ibrahimovic, yang keduanya sebelumnya telah diperkirakan tidak akan kembali sampai akhir tahun ini karena cedera jangka panjang yang mereka alami. Rojo dan Ibrahimovic keduanya menderita cedera ligamen lutut pada bulan April.

Tentu, Mou harus memikirkan strategi khusus untuk mengalahkan lawan-lawannya termasuk saat Man Utd berhadapan dengan Crystal Palace. Seperti telah dikonfirmasi sebelumnya jika Jones dan Michael Carrick akan absen membela Palace nanti, namun Mourinho berharap kekuatan skuad maksimal dengan Marouane Fellaini dan Anthony Martial yang bisa membela skuad dan melihat kembali apakah Valencia cukup fit atau tidak.

Mou mengatakan; “Kami harus berlatih dan membuat keputusan setelah latihan, tapi saya berharap beberapa pemain Poker88 yang tidak bisa bermain di Moskow, mungkin tidak semuanya, beberapa di antaranya bisa bermain,” kata Mourinho.

Tentunya, absennya Pogba akan menimbulkan sakit kepala bagi Mourinho mengingat pentingnya pemain tersebut. Namun, cedera hamstring kirinya saat Man United menang 3-0 di Liga Champions di Old Trafford pada 12 September, memang tidak bisa diprediksi akan menjadi cedera yang sangat serius sehingga membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama.

United sendiri telah berusaha maksimal dengan berkonsultasi dengan Sakari Orava, spesialis perbaikan otot asal Finlandia, yang baru-baru ini mengoperasikan tendon paha depan Ousmane Dembélé di Barcelona, ​​untuk memastikan apakah Pogba mungkin memerlukan operasi atau tidak. Orava mengatakan cedera Pogba adalah cedera yang bisa sembuh tanpa operasi namun tidak jelas pada tahap ini apakah United akan memutuskan operasi atau tidak.

MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK, Saat Marsha Timothy Bawa Kepala Orang

Selama ini tak dipungkiri jika sosok Marsha Timothy selalu lekat dengan imej perempuan cantik nan feminim. Lebih cocok berperan dalam film cinta nan mendayu karena paras rupawannya, aktris jelita yang juga istri aktor Vino G Bastian itu justru menerima peran Marlina. Tak main-main karena Marlina ini digambarkan sebagai seorang perempuan yang membunuh secara keji seorang bos perampok.

 

Berperan dalam MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK (MARLINA THE MURDERER IN FOUR ACTS), Marsha didapuk sebagai seorang janda yang rumahnya didatangi kelompok perampok. Begitu berani, Marlina melakukan pembalasan dendam terhadap orang-orang yang juga memperkosanya itu. Perempuan Sumba ini memilih membunuh orang-orang jahat itu dengan cara diracuni lalu mengambil golok dan memenggal kepala Markus (Egi Fedly) sang ketua perampok. Kepala itu akan dia bawa dalam perjalanannya mencari keadilan.

 

Dalam trailer yang sudah dirilis bulan Mei 2017 silam, calon penonton bisa melihat kekejian Marlina dan keteguhan hatinya bahwa apa yang dia lakukan bukanlah sebuah dosa. Selain itu suasana padang sabana yang menjadi ciri khas Sumba juga diperlihatkan jelas.

 

Tayang di Luar Negeri & Festival Internasional

 

Menghabiskan dana mencapai 9,5 miliar rupiah, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK akan menjadi film bergenre koboi atau Western pertama yang dibuat di Indonesia. Tak heran kalau film ini dianggap sebagai pioneer film bergenre Satay Western, seperti dilansir Detikhot. Belum juga tayang di Indonesia, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK ini sudah mencetak prestasi secara internasional. Tayang perdana lewat program Contemporary World Cinema, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK hadir di Toronto International Film Festival (TIFF) 2017.

 

Karena tampil di ajang film global, karya ketiga sutradara Mouly Surya ini siap tayang di 18 negara termasuk Amerika Serikat dan Kanada. Sang produser film, Fauzan Zidni menyebut kalau ada beberapa negara lain yang sedang dalam tahap negosiasi distribusi. Dengan debut menjanjikan, film yang juga merupakan proyek dewa judi poker kolaborasi Mouly dengan Garin Nugroho dan Rama Adi dalam perihal skenario ini digadang-gadang bakal memberikan warna baru di ranah perfilman Indonesia.

 

Tak hanya tayang di TIFF, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK juga berhasil menembus ajang bergengsi, Festival Film Cannes 2017. MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK ini berhasil meneruskan jejak Tjoet Nja’ Dhien (1988), DAUN DI ATAS BANTAL (1998) dan SERAMBI (2006) yang sudah terlebih dulu memeriahkan Cannes.

 

Mouly Surya dan Feminisme

 

Bicara mengenai sosok sutradara, memang tak ada yang bisa memungkiri betapa Mouly sangat rajin memasang perempuan sebagai tokoh utama. Bukan sekedar aktris cantik dengan akting mendayu penuh pergulatan cinta, karakter utama yang dipasang selalu memiliki pergulatan batin berat. Sebut saja seperti film FIKSI dan WHAT THEY DONT TALK ABOUT WHEN THEY TALK ABOUT LOVE, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK juga menampilkan perempuan berani meski lewat tindakan keji.

 

Meraih banyak pujian, karya sutradara berusia 37 tahun ini dianggap punya sisi cerita yang kuat. Lewat MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK, Mouly dipandang berhasil membawa pernyataan yang berani tentang perempuan dan feminisme.Untuk keperluan akting, Marsha bahkan sampai harus berlatih mengendarai sepeda motor dan naik kuda. Tak sabar menanti? MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK akan tayang di bioskop Tanah Air pada 16 November 2018 mendatang.

Proyek e-KTP disebut arisan skala besar bermula dari tim Fatmawati

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Irene Putri mengungkapkan temuan barang bukti yang berupa lampiran email. Dalam email tersebut menyebutkan proyek e-KTP merupakan arisan berskala besar. Terdapat dua email yakni pada 10 Februari 2011 serta 7 maret 2011 ditujukan untuk orang yang tergabung ke dalam peserta lelang.

 

Pihaknya menemukan email (barang bukti) tersebut dalam bentuk print out. Kertas print out itu juga terdapat caption pembicaraan dalam email. Irene menjelaskan bahwa email tersebut awalnya dikirimkan lewat staf direksi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) yakni Setyo Dwi Suhartanto ditujukan ke orang-orang tim Fatmawati. Email tersebut, membicarakan tentang beberapa hal, salah satunya pengadaan.

 

Kompetesi Lelang Tender E-KTP Berubah Komisi

Sebelumnya dalam persidangan, JPU, Taufik Ibnugroho mengkonfirmasikan pada dua saksi: Direktur Keuangan PT Quadra Solution (Willy Nusantara Najoan) dan karyawan swasta (Setyo Dwi Suhartanto) dengan terdakwa yaitu Andi Narogong dalam kasus e-KTP. Salah satu yang dikonfirmasikanya adalah terkait surat elektronik (email) yang ditujukan pada beberapa orang peserta lelang mengenai tender proyek e-KTP.

 

JPU Taufik saat di ruang siding mengatakan bahwa email Dewa poker tersebut ditujukan pada Mayus Bangun, Agus eko Pribadi, PT Quadra, Indi, Invanto Indra, dan Suwandi. Kemudian, Taufik membacakan surat tersebut. Bunyinya berkaitan dengan lelang proyek e-KTP. Walaupun  sudah diumumkan siapa yang menang tender akan tetapi persaingan diantara PNRI dan PT Astraphia masih berjalan.

 

Taufik juga menambahkan, seharusnya PNRI dan PT Astraphia saling bersaing sehat. Namun  kompetisi sudah diganti dengan komisi. Kemudian dalam email juga menyebutkan jika proyek e-KTP adalah arisan skala besar, mega korupsi, dan mega kolusi. Kemudian, lampiran tersebut merupakan lampiran dokumen standar untuk beberapa nama terdahulu seperti Setyo Suhartono, Mayus Bangun, Ir Agus Eko Priyadi, Indi, Suwandi, dll.

 

JPU Cecar Saksi Terkait Email Proyek E-KTP

Kemudian setelah membacakan isi dari email tersebut, Taufik langsung bertanya pada Willy Nusantara Najoan serta Setyo Dwi Suhartanto. Email dari siapakah yang saksi tahu? Kata Taufik pada Willy. Kemudian, Willy menepis tidak mendapat email tersebut. Dia tidak merasa bahwa dirinya ada di dalam email tersebut.

 

Kemudian Taufiq pun bertanya kembali pada Willy terkait dengan email tersebut. Akan tetapi Willy sebagai saksi tetap saja menepis hal itu. JPU, Taufiq menanyakan lagi kepada Setyo email tersebut. Tetapi Setyo juga menjawab tidak tahu menahu akan persoalan email tersebut. Taufiq mengatakan bahwa Pak Setyo Suhartono megetahui email ini dari mana? Dijawab oleh Setyo dengan jawaban yang sangat singkat “tidak”.

 

Untuk saat ini KPK sedang menjadwalkan pemeriksaan pada PNS di lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yaitu Setya Budi dan Dedi Prijono. Juru bicara dari KPK, Febri Diansyah mengatakan jika keduanya diperiksa sebagai saksi tersangka Setya Novanto dugaan korupsi e-KTP.

 

Setya Novanto telah ditetapkan menjadi tersangka sebab diduga terlibat ikut mengkorupsi uang proyek e-KTP ketika menjabat ketua fraksi partai Golkar. KPK hingga saat inimasih belum memeriksanya sebagai tersangka karena menjalani sebuah perawatan. Ketua umum dari Partai Golkar itu, tidak memenuhi panggilan dari pihak KPK sudah sebanyak dua kali.

 

Selai itu, Setya Novanto tidak terima putusan KPK karena menetapkan dirinya sebagai tersangka. Sehingga melaporkan balik KPK. Demikianlah berita terkini tentang kasus korupsi e-KTP yang dilakukan oleh sejumlah petinggi penting di Indonesia.

Diburu Persib-Arema FC, Egy Maulana Vikri Pilih ke Eropa

Tak bisa dipungkiri jika proses regenerasi pemain sepakbola di Indonesia saat ini tengah berjalan ke arah yang menjanjikan. Jika Timnas U-22 memiliki Evan Dimas, maka Timnas U-19 tak mau kalah dengan memiliki Egy Maulana Vikri. Bahkan nama Egy kini dianggap jauh lebih populer dari Evan karena penampilan luar biasanya saat Piala AFF U-18 2017 kemarin. Meraih gelar top scorer, pemuda yang baru berusia 17 tahun itu kini jadi buruan banyak klub elit sepakbola Indonesia.

 

Perjalanan Egy hingga menjadi calon bintang masa depan sepakbola Tanah Air ini tidaklah mulus. Dilansir fourfourtwo.com, Egy ditemukan oleh pengusaha Subagja Suhian yang sangat peduli dengan dunia sepakbola Nusantara. Egy kemudian berjumpa Indra Sjafri pada tahun 2012 saat dia masih berumur 12 tahun. Dianggap punya bakat judi kartu online sejak lahir, orangtua Egy sejatinya pernah hendak mengubur dalam-dalam mimpi anak mereka karena keterbatasan ekonomi.

 

Semakin tahun prestasi Egy makin gemilang. Dia pun mampu meraih Jouer Revelation Tropheedi Turnamen Toulon 2017 yang digelar di Prancis. Penghargaan yang diterima Egy itu juga pernah didapatkan Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.

 

Diminati Klub Indonesia dan Eropa

 

Pelatih Espanyol B yakni David Gallego tak segan memuji pemain asal Medan itu. Menurut David, penampilan ciamik Egy di Piala AFF U18 2017 sangatlah luar biasa. Egy dipandang sebagai seorang striker sayap potensial. Pujian David inipun menguatkan dugaan jika Egy bakal berkarier di Eropa karena klub itu pernah memanggil Evan untuk melakukan uji coba pada 2016 silam.

 

Dan dugaan itu makin kencang berhembus saat Egy melakukan pertemuan dengan agen asing di sebuah mall di Jakarta pada Selasa (26/9). Tak sendiri, Egy hadir ditemani Raden Isnanta (Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora), coach Indra dan Subagja. Kepada Kompas, Subagja berkomentar, “Perkembangannya sudah 80% dan sisanya tinggal tanda tangan kontrak. Kami bersepakat mengawal Egy untuk jadi pesepakbola yang berguna bagi dirinya dan Indonesia. Egy diproyeksikan memperkuat salah satu klub di Italia atau Spanyol.”

 

Dengan kontrak yang sudah berjalan ini, maka keinginan klub elit Indonesia seperti Persib Bandung dan Arema FC untuk meminang Egy sepertinya makin sulit. Padahal manajer Persib yakni Umuh Muchtar sampai menjanjikan kontrak berdurasi panjang untuk Egy. Tim pelatih Arema FC juga sudah menyerahkan tiga-empat nama pemain Timnas U-19 kepada manajemen untuk digaet, dengan salah satunya adalah Egy.

 

Fokus Sekolah dan Piala Dunia

 

Menanggapi banyaknya klub-klub besar Tanah Air yang berhasrat memperoleh tanda tangannya, Egy pun mengaku bersyukur. Hanya saja Egy lebih memilih untuk menolak secara halus karena ada dua hal yang menjadi alasan. Egy mengaku jika saat ini dirinya tengah fokus PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga) Ragunan. Tak cuma itu saja, Egy juga berhasrat bisa membawa Timnas U-19 mencetak hasil maksimal di Piala Dunia U-20.

 

Apa yang diutarakan Egy ini jelas sejalan dengan penuturan Subagja. Ayah angkat sekaligus perwakilan Egy dalam sepak terjangnya di dunia sepakbola ini juga menuturkan kalau Egy harus fokus pada pendidikannya dulu. Egy saat ini tengah duduk di bangku kelas tiga SMA di Diklat Ragunan, Jakarta Selatan. Dengan kontraknya yang sudah terjalin dengan klub luar negeri, tampaknya Egy baru akan memulai kariernya di Eropa pada tahun 2018 mendatang. Semoga terus sukses ya, Egy!

 

Jelang MotoGP Malaysia, Dovizioso Tercepat Tapi Marquez Tetap Juara Dunia

Dengan Kejuaraan MotoGP 2017 tinggal menyisakan dua seri lagi yakni di Malaysia dan Valencia, pebalap Repsol Honda yakni Marc Marquez memang memiliki peluang paling besar dalam gelar juara. Namun sepertinya pebalap Ducati yakni Andrea Dovizioso enggan berdiam diri saja. Dovizioso membuktikan kalau dirinya pantang menyerah hingga titik penghabiskan.

 

Hal itu terlihat dari gelaran dua kali latihan bebas jelang MotoGP Malaysia. Dalam latihan pertama di sirkuit Sepang hari Jumat (27/10) pagi, Dovizioso berhasil jadi pebalap dengan catatan waktu putaran terbaik. Pria yang ada di posisi kedua klasemen sementara itu mencatat waktu 2 menit 00,671 detik. Sementara Marquez justru berada di posisi kelima dengan catatan lebih lambat 0,279 detik dari Dovizioso.

 

Dan pada latihan bebas kedua di siang harinya, Dovizioso lagi-lagi berhasil jadi yang tercepat dengan waktu 2 menit 11,640 detik sementara Marquez ada di posisi kedua meskipun selisihnya hampir setengah detik. Dengan perolehan ini, Dovizioso sepertinya menatap jadwal balapan dengan penuh optimisme tinggi. Meskipun tertinggal 33 poin dari Marquez, sebetulnya Dovizioso masih memiliki peluang juara kendati nasibnya sangat bergantung pada hasil Marquez.

 

Marquez Bisa Kunci Gelar Juara Dunia

 

Berada di posisi pertama, Marquez sebetulnya punya peluang mengunji gelar Juara Dunia untuk keenam kalinya jika berhasil finish minimal di peringkat kedua saat MotoGP Malaysia 2017. Hanya saja dalam dua musim terakhir, Marquez tak pernah tersenyum di Sepang. Pada tahun 2015, Marquez jatuh karena terlibat insiden dengan Valentino Rossi. Dan pada tahun 2016, Marquez bahkan cuma bisa finish di posisi ke-11.

 

Dilansir Crash.net, Marquez mengaku tak bisa melaju dengan baik di Sepang karena gaya dan karakteristik sirkuit yang dianggapnya panas sehingga terasa licin dan lambat. Tak heran kalau pebalap berusia 24 tahun asal Spanyol itu enggan memprediksi hasilnya. “Gaya agresif saya terkadang tidak berfungsi di Sepang karena daya cengkeramnya tidak terlalu bagus. Soal prediksi Juara Dunia, apakah anda bisa tahu cuaca seperti apa? Jadi semuanya memang mustahil diprediksi. Tapi target utama saya adalah naik podium tidak penting siapa yang menang atau finis kedua.”

 

Sementara itu Dovizioso setelah cuma finish di posisi ke-13 dalam MotoGP Australia memang hanya berharap kalau Marquez mengalami kesialan di Sepang akhir pekan ini. Tak heran kalau dirinya sudah tampil maksimal sejak sesi latihan bebas. Dovizioso pun mengaku jika faktor cuaca memegang peran penting.

 

Rossi Cuma Ingin Bisa Balapan Bagus

 

Berhasil meraih finish kedua di Australia, rupanya tetap membuat Rossi harus mundur dari persaingan gelar juara. Pebalap Yamaha yang sangat populer di Indonesia ini mengakui hanya ingin bersenang-senang di akhir musim. Apalagi rekam jejaknya di Sepang cukup buruk karena dia terakhir kali menjadi juara pada tahun 2010. Meskipun dalam musim 2014, 2015 dan 2016 dirinya selalu naik podium di Malaysia.

 

“Aku tidak mengharapkan apa-apa. Tapi kami akan bekerja keras agar memiliki balapan bagus yang lainnya. Sepang adalah lintasan poker uang asli yang sangat kusukai dan semoga cuacanya bagus sehingga kami bisa bisa bekerja semaksimal mungkin,” tutup Rossi.

 

Musim 2017 ini memang bisa dibilang cukup campur aduk bagi Rossi. Setelah sempat absen di San Marino, Rossi berhasil finish kelima di Aragon. Namun dirinya harus retired di Jepang dan bangkit lagi di Philip Island. Semoga 2018 lebih baik lagi bagi The Doctors.