Dikalahkan Swedia, Italia Terancam Tak Lolos ke Piala Dunia Rusia 2018

Selama ini kiblat sepakbola dunia di kancah Eropa memang tak bisa melupakan timnas Italia. Skuad berjudul Gli Azzurriitu bahkan tercatat pernah menjadi juara Piala Dunia sebanyak empat kali. Adalah tahun 1934, 1938, 1982 dan 2006. Hanya saja gelar empat kali itu bukan menjadi jaminan bagi Italia untuk melenggang mulus ke Piala Dunia Rusia tahun 2018 mendatang.

 

Bahkan kali ini peluang Italia terancam setelah Swedia mengalahkan mereka di leg pertama babak play-off hari Sabtu (11/11) dini hari. Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Friends Arena, Stockholm itu, Italia harus pulang dengan kepala tertunduk berkat gol tunggal Swedia pada menit ke-61 oleh Jakob Johansson. Berbeda dengan Italia, Swedia menjadikan hasil ini sebagai modal baik saat dijamu Italia hari Senin (13/11) di stadion San Siro, Milan.

 

Dalam pertandingan yang usai beberapa jam lalu itu, Italia memainkan formasi 3-5-2. Hanya saja Andrea Belotti tidak tampil dengan performa terbaik saat menjadi tumpuan lini depan bersama Ciro Immobile. Sempat mendapatkan peluang emas di menit keenam, sundulan Belotti dari umpan silang Matteo Darmian masih melenceng, seperti dilansir Detik Sport. Di menit ke-38 bahkan Giorgio Chiellini melakukan kesalahan sehingga hampir saja Marcus Berg melesakkan tendangan ke gawang Gianluigi Buffon yang masih bisa diselamatkan.

 

Kebuntuan mulai pecah saat Johansson yang adalah pemain pengganti di menit ke-57, berhasil mengecoh Buffon. Italia dilaporkan hampir menyamakan skor di menit ke-71 saat Darmian melakukan tendangan jarak jauh tetapi hasilnya masih menatap tiang gawang R Olsen.

 

Penampilan Timnas Italia Yang Tak Terlalu Mengecewakan

 

Atas kekalahan di kandang Swedia, sebetulnya penampilan timnas Italia tidaklah seburuk dugaan. Soccernet mencatat dalam pertandingan itu Italia bahkan mampu melakukan 10 kali percobaan mencetak gol yang semuanya gagal. Di mana satu-satunya tendangan yang paling akurat adalah milik Darmian yang masih menabrak gawang.

 

Mengenai kegagalannya, Darmian yang tercatat sebagai bek Manchester United itupun mengungkapkan penyesalannya. “Selain yang menerpa tiang gawang, kami mempunyai kans mencetak gol lainnya. Sementara Swedia mencetak gol keberuntungan dari satu peluang yang berbelok karena pantulan. Masih ada 90 menit lagi, kami butuh penampilan yang uar biasa. Kami semua ingin pergi ke Piala Dunia dan satu-satunya yang kurang dari kami cuma gol saja,” ungkap Darmian.

 

Italia Siap Hajar Swedia di Depan Publik Sendiri

 

Bukan hanya kekecewaan yang muncul di benak pemain, pelatih Italia yaitu Giampiero Ventura pun menyayangkan ketidak mampuan anak asuhnya. Menurut Ventura, ada banyak peluang yang tercipta dalam laga tandang itu, hanya saja skuad Italia masihlah belum maksimal dalam memanfaatkannya. Ventura pun berharap jika timnya bisa memperbaiki penampilan untuk menjaga asa lolos ke Rusia.

 

“Hasilnya bisa saja berbeda. Misalnya jika kami mencetak gol lebih dulu ketika sundulan Belotti melebar. Kini kami punya waktu tersisa 90 menit. Pertandingannya sangat didominasi fisik dan kami kesulitan karena hal itu. Kami harus memperbaikinya. Secara fisik, kami memang tidak bisa berbuat banyak sebab cuma punya waktu satu setengah hari. Tapi kami harus bisa membaca permainan lebih baik lagi selanjutnya,” jelas Ventura.

 

Ventura pun tak menampik jika para pemain sempat terlihat frustasi sampai marah-marah sendiri. Untuk itu dalam leg kedua di kandang Italia, dirinya berharap para pendukung bandar togel online akan hadir. Untuk bisa lolos ke Rusia, Italia membutuhkan kemenangan dengan margin dua gol.

Leave a Comment