Sekilas Film Wiro Sableng Serta Fakta Tentang Tokoh Tersebut

Mereka yang melewatkan masa kanak-kanaknya di tahun 90-an pasti mengenal Wiro Sableng, sang Pendekar Maut pemilik angka keramat 212  yang setiap minggu setia mengunjungi penggemarnya dalam serial kolosal yang seru sekaligus jenaka. Setelah beberapa decade faktanya kisah klasik kolosoal tersebut malah menarik minat rumah produksi Amerika Fox International Production yang merupakan anak perusahaan 20th Century Fox untuk mengangkat kisahnya ke layar lebar. Film ini digarap dengan genre action comedy dan berjudul 212 Warrior. Tentu ini merupakan hal yang membanggakan mengingat proyek film ini perdana bagi FIP untuk kawasan Asia. Tentu saja muncul berbagai pertanyaan mengapa justru Wiro Sableng yang diangkat ke layar lebar dan bukan tokoh-tokoh superhero Indonesia lainnya seperti Si Buta dari Gua Hantu, Brama Kumbara, atau yang lainnya. Tetapi faktanya FIP memilih kisah superhero kapak naga geni 212 ini karena mempunyai beberapa alasan kuat.

 

Proses syuting Wiro Sableng

Film 212 Warrior ini sekarang masih dalam tahap produksi dengan prediksi durasi syuting sekitar 3.5 bulan. Pengambilan gambarnya sendiri dilakukan di Jakarta serta beberapa tempat lainnya di Jawa Barat.  Yang menjadi pemeran Wiro Sableng atau Vino G. Bastian yang juga putra dari penulis kisah ini yaitu Bastian Tito. Beberapa nama lainnya yang juga terlibat dalam film tersebut adalah Marcella Zalianty sebagai permaisuri, Rifnu Wikana sebagai Kalasrengi, Yusuf Mahardhika sebagai pangeran, Aghniny Haque sebagai Rara Kurni, Ruth Marini sebagai Sinto Gendheng, Yayan Ruhiyan sebagai Mahesa Birawa, Yayu Unru sebagai Kakek Segala Tahu, Dian Sidik sebagai Kalingundil, Cecep Arief Rahman sebagai Bajak Laut Bagaspati, Andi /rif sebagai Dewa Tuak, Marcell Siahaan sebagai Ranaweleng, Lukman Sardi sebagai Werku Alit, Dwi Sasono sebagai Raja Kamandaka, serta Happy Salma sebagai Suci. Sebelum memulai proses syuting para pemain dan kru juga menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Bastian Tito sang penulis cerita tersebut.

 

Karakter Wiro Sableng yang unik

Wiro Sableng sesungguhnya mempunyai nama asli Wiro Sasono tetapi karakternya yang senang bercanda, konyol, dan agak ceroboh bahkan saat bertarung dengan musuhnya membuat orang-orang menambahkan kata sableng di belakang namanya. Ciri khas inilah yang membuat setiap cerita dalam buku karangan Bastian Tito tersebut tak pernah membosankan. Selain kekonyolannya tersebut yang tak dapat dipisahkan dari tokoh tersebut adalah senjatanya yang disebut Kapak Naga Geni 212. Selain itu berdasarkan bukunya togel hk ia juga mempunyai ilmu pukulan matahari yang sangat ditakuti lawannya.

 

Tokoh pendekar sakti ini muncul pertama kali di tahun 1967 dalam bentuk novel dan setiap kali penerbitannya akan meraih penjualan sekitar 800 ribu eksemplar. Bahkan untuk seri yang berjudul Makam Tanpa Nisan terjual hingga mencapai 921.020 eksemplar.  Selama karier menulisnya, Bastian Tito telah menulis hingga 185 judul seri pendekar Wiro Sableng. Selain dalam bentuk novel tokoh ini juga pernah diangkat dalam serial kolosal yang juga mempunyai banyak penggemar. Sinetron ini bahkan diproduksi dalam dua bagian. Inilah sebabnya pihak produser optimis bahwa film Wiro Sableng 212 bisa mendulang sukses besar.

 

Menurut Tomas Jegeus dan Michael Werner sebagai produser eksekutif FIP, Wiro Sableng memang memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan superhero lokal asli Indonesia. Selain itu unsur budaya yang terekam dalam kisah ini juga cukup kental sehingga dalam filmnya segi cultural mendapatkan porsi yang cukup besar. Perlu Anda ketahui bahwa film layar lebar Wiro Sableng tersebut merupakan rangkuman dari 185 judul novel Wiro Sableng. Penulis asli kisah ini bahkan harus melakukan survey ke berbagai lokasi di tanah air sebagai latar cerita termasuk mempelajari adat, budaya, hingga legenda yang berkembang di kalangan masyarakat setempat.

 

Selamat menantikan penayangan film Warrior 212 di layar lebar.

 

Leave a Comment