Babak 8 Besar Liga 2 Indonesia, Dua Klub Sumatera Puncaki Klasemen

Bhayangkara FC memang sudah resmi menjadi juara baru Liga 1 Indonesia. Begitu pula dengan tiga tim yang terpaksa turun ke Liga 2 yakni Persegres Gresik United, Persiba Balikpapan dan Semen Padang FC. Dengan demikian kasta teratas sepakbola Indonesia akan kedatangan klub baru. Namun siapa-siapa yang bakal mengisi kekosongan masih belum bisa dipastikan karena Liga 2 baru saja memulai babak delapan besar.

 

Tak seperti Liga 1 yang menggunakan format klasemen, untuk menjadi juara Liga 2 haruslah melewati proses delapan besar dengan format turnamen. Di mana kedelapan klub bakal dibagi menjadi dua grup yakni X dan Y. Grup X terdiri dari PSMS Medan, Martapura FC, Kalteng Putra FC dan Persis Solo akan bermain di stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi. Sementara Grup Y berisi PSPS Riau, Persebaya Surabaya, PSIS Semarang dan PS Mojokerto Putra di stadion Gelora Bandung Lautan Api.

 

Grup X sendiri sudah memulai pertandingan pertama mereka pada Kamis (9/11) pekan lalu. Namun Grup Y batal menggelar pertandingan pertama di hari Jumat (10/11) karena berpindahnya lokasi pertandingan dari stadion Wibawamukti Cikarang ke Bandung.

 

PSMS Medan dan PSPS Riau di Puncak Grup X-Y

 

Merampungkan dua laga di pekan kedua mereka, klasemen sementara Grup X kini dihuni oleh PSMS Medan. Bertanding hari Senin (13/11) di Bekasi, PSMS Medan menang tipis 2-1 dari Martapura FC. Dua gol tim berjuluk Ayam Kinantan itu dicetak oleh Choiril Hidayat dan Frets Butuan. Kemenangan ini membuat PSMS Medan kokoh di puncak klasemen dengan enam poin dan memastikan diri ke babak semifinal.

 

Martapura sendiri mengumpulkan tiga poin sama dengan Kalteng Putra. Sementara Persis Solo kalah 0-1 dari Kalteng Putra yang membuat mereka jadi juru kunci dan tak bisa melaju lagi. Persis harus rela tetap berada di kompetisi Liga 2 musim depan. Sementara di laga pembuka Grup Y, PSPS Riau berhasil menjadi pemuncak klasemen usai mengalahkan PS Mojokerto Putra 3-1. Tiga gol PSPS itu diborong striker naturalisasi asal Kamerun, Herman Dzumafo di menit ke-25, 35 dan 79.

 

Sementara itu laga  Grup Y lain, Persebaya berhasil menjadi juara usai melawan PSIS Semarang. Menang tipis 1-0, gol tunggal arek-arek Suroboyo itu dilesakkan oleh Irfan Jaya pada menit ke-19. Persebaya kini ada di peringkat kedua dan akan menghadapi PSPS di laga berikutnya hari Kamis (16/11) untuk memastikan satu tiket ke semifinal.

 

Kemenangan Persebaya Dinodai Ulah Bonek

 

Hasil positif Persebaya kala memulai babak delapan besar Liga 2 memang menjaga asa mereka untuk kembali ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Hanya saja kemenangan bandar togel hongkong itu ternodai oleh ulah oknum supporter Persebaya, Bonek. Dilaporkan jika salah satu karyawan stadion Gelora Bandung Lautan Api yakni Endas Sutisna jadi korban pengeroyokan oknum suporter, seperti dilansir Detiksport.

 

Pria berusia 28 tahun itu mengalami luka akibat kejadian yang dia alami usai laga Persebaya melawan PSIS di ruang panel tribun J hari Rabu (15/11) malam. Dari penuturan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus, peristiwa terjadi saat Endas hendak menyalakan lampu panel tribun J. Endas menegur sekelompok suporter yang diketahui adalah Bonek supaya tidak dekat-dekat panel. Namun para pelaku tidak terima dan langsung mengeroyok Endas yang membuat kepalanya robek. Atas kejadian ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan dan memburu tersangka.

 

Leave a Comment