Beberapa Adegan yang Dibatalkan Muncul di Guardians of The Galaxy 2

Sudah beberapa hari film Guardians of The Galaxy 2 muncul di layar kaca dan langsung diserbu oleh para penggemar film superhero tersebut. Berbagai macam elemen film bisa diperoleh di dalamnya mulai dari ketegangan, laga, drama bahkan juga humor menjadi satu. Akan tetapi, dibalik seluruh hal tersebut, ternyata ada beberapa unsur film yang sudah dijanjikan sebelumnya namun tidak jadi muncul di dalam film itu seluruhnya.

Adegan yang Tidak Jadi Ditampilkan Dalam Guardians of The Galaxy 2 

Film superhero yang mengambil setting di angkasa dari Marvel Studios ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan karakter film Marvel yang lainnya mulai dari Doctor Strange, Ant Man, The Avengers hingga Iron Man akan tetapi bukan berarti jika film ini bersinggungan langsung dengan semua film Marvel yang lainnya. Beberapa dari karakter Marvel yang lainnya dan terdapat di dalam komik batal untuk muncul termasuk beberapa adegan yang menampilkan tokoh poker88 lainnya juga tidak jadi dimunculkan padahal sudah dijanjikan oleh sang sutradara sendiri. Sebelumnya sudah dirumorkan jika akan muncul Thor palsu di dalam film ini yaitu Beta Ray Bill yang adalah alien menyerupai Thor.

Akan tetapi, karena alasan sudah terlalu banyak karakter di dalam film ini, akhirnya sangat sutradara James Gunn pun membatalkan karakter ini. Namun dalam isunya, Beta Ray Bill ini akan dimunculkan sebagai kejutan di dalam film Thor: Ragnarok. Namun rumor yang lainnya juga mengatakan jika sebenarnya ia akan menjadi bala bantuan tambahan bagi para superhero di dalam film Avengers: Infinity War. Ternyata bukan hanya karakter superhero maupun tokoh fantasi yang lainnya yang dibatalkan oleh sutradara melainkan juga legenda David Bowie sebelumnya direncanakan untuk muncul di dalam film ini. Sebelumnya Gunn dan juga produser Kevin Feige ingin seorang cameo.

Cameo itu tidak lain adalah David Bowie. Akan tetapi, sebelum diadakan pembicaraan dengan pihak Marvel Studios, ternyata sang penyanyi legendaris ini sudah meninggal dunia leboh dulu di tanggal 10 Januari 2016 silam sehingga tidak dilanjutkan lagi mengenai proyek ini. Selain itu, ada pula seorang karakter yang bernama Simon Williams akan dimunculkan namun ternyata tidak ada sama sekali. Karakter ini dengar-dengar diperankan oleh Nathan Fillion bahkan sudah mendapatkan persetujuan dari pihak Marvel dan beberapa simpang siur informasi pun menyebutkan jika ada tokoh yang bernama Simon muncul di dalam poster dimana adegan yang berlangsung berada di bumi.

Karakter yang Tidak Jadi Muncul di Dalam Guardians of The Galaxy 2

Akan tetapi, ternyata hingga berakhirnya film Guardians of The Galaxy 2, tidak ada sama sekali sosok tersebut. Padahal di dalam komiknya, sosok superhero ini disebut sebagai Wonder Man yang merupakan salah satu anggota dari Avengers yang berkarir sebagai aktor laga di Hollywood. Bahkan di beberapa adegan ceritanya, ia pun dikisahkan mampu melakukan adegan bahaya sendiri. Ada pula informasi yang bocor bahwa sebenarnya Nathan Fillion ini sudah melakukan syuting untuk adegan sebagai Simon Williams. Namun ternyata pihak dari Marvel telah memutuskan bahwa mereka memotong adegan itu. Sebenarnya Nathan juga pernah mengisi suara beberapa karakter di film 1.

Selain itu masih ada peran Kurt Russell yang ternyata juga tidak jadi ditayangkan. Sebelum dia mengambil peran Ego, ternyata sudah ada beberapa aktor yang mempertimbangkan untuk memerankan tokoh ini. Namun ternyata Matthew McConaughey yang dianggap melebihi peran Kurt Russell ternyata tidak jadi ditayangkan dan mundur untuk memerankan tokoh Ego yang akhirnya kini kembali diperankan oleh Kurt Russell ini. Ada pula sosok karakter Rhoman Dey yang ternyata tidak jadi muncul di film itu karena John C. Reilly yang menjadi aktor pemerannya memiliki jadwal yang berbenturan.

Akan tetapi, hal tersebut tidak sama sekali membuat penonton berhenti untuk menyaksikan film Guardians of The Galaxy 2 ini sebab menampilkan karakter unik dan menarik dari sebelumnya.

 

Ini Dia Alasan Pembuatan Film Wonder Women Sangat Lama

Ini Dia Alasan Pembuatan Film Wonder Women Sangat Lama

Seperti yang sudah diketahui jika karakter Wonder Woman telah ada sejak 1941 dan diperkenalkan pada sebuah komik, tiga tahun setelah Superman dan dua tahun setelah Batman. Namun, meski karakter tersebut mendapat banyak perhatian di TV, video game dan film animasi, baru dirilis pada tahun 2017 atau 76 tahun setelah rilis All Star Comics # 8, bahwa prajurit Amazon sekarang hanya memimpin film live action-nya sendiri.

Kenapa Pembuatan Film Wonder Women Lama

Bisa dibayangkan jika waktu selama 76 tahun tersebut tidaklah singkat tetapi bisa dikatakan sangat lama. Pertanyaannya adalah mengapa butuh waktu lama agar film Wonder Woman bisa selesai dan siap dirilis? Menurut sutradaranya, Patty Jenkins, ini mungkin berkaitan dengan seberapa erat kaitannya genre buku komik dengan penggemarnya khususnya penggemar pria.

Sang sutradara mengatakan jika satu-satunya hal yang dapat ia pikirkan adalah bahwa genre komik itu menjadi identik dengan pria usia muda, jadi ia berpikir ada kekhawatiran bahwa mereka tidak akan tertarik pada karakter pemimpin wanita dan butuh waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya sendiri. Hanya itu saja yang terjadi.

Ya, saat ini lebih jelas bahwa cerita superhero dapat dinikmati oleh pria dan wanita, namun demikian, dengan banyaknya film superhero pria Poker Online yang diluncurkan tahun demi tahun, Wonder Woman membawa sesuatu yang berbeda ke tengah-tengah para pecinta film superhero. Tetapi bahkan sebelum Patty Jenkins diberikan kepercayaan untuk menggarap film tersebut untuk menggantikan Michelle McLaren, Patty Jenkins bertanya mengapa butuh waktu lama bagi Diana dari Themyscira untuk menerima perhatian layar perak, terutama mengingat keunggulan budayanya.

Jenkins melanjutkan dalam wawancaranya dengan Sci Fi Now bahwa selama bertahun-tahun, ia telah mengajukan pertanyaan yang banyak orang tanyakan yakni mengapa tidak ada orang yang membuat film ini? Di Amerika, lihat acara Halloween, ada ratusan orang berpakaian seperti Wonder Woman setiap tahun. Wonder Woman punya fanbase yang besar, jadi kenapa tidak ada orang yang berani untuk menggarapnya? Ini yang menjadi pertanyaan menarik untuk dijawab.

Suksesnya Film Wonder Woman Pimpin Superhero Wanita Lainnya

Perlu disebutkan bahwa film Wonder Woman telah berada dalam berbagai tahap perkembangan sejak tahun 1996, namun hanya dengan kemunculan DC Extended Universe yang memperlihatkan kemajuan signifikan yang kemudian mempengaruhi banyak hal tentang karakter Wonder Woman. Sebelum itu, Wonder Woman paling diingat dari serial TV tahun 1970an yang dibintangi oleh Lynda Carter, namun setelah Diana Gal Gadot diperkenalkan tahun lalu di Batman v Superman: Dawn of Justice, karakter tersebut telah memasuki tahap baru dan semakin mendapatkan ketenaran media.

Kesuksesan Wonder Woman akan menjadi celah bagi film superhero wanita lainnya. Ya, Wonder Woman tidak akan menjadi film superhero wanita pertama yang akan dirilis, film seperti Supergirl, Catwoman dan Elektra sudah dipaparkan secara kritis, dan dengan genre yang lebih populer dari sebelumnya, ada kesempatan istimewa di sini bagi Diana dengan film solo Themyscira untuk mendapatkan kesuksesan.

Tentu, MCU memiliki Kapten Marvel yang muncul pada tahun 2019, namun jika Wonder Woman bisa sukses secara kritis dan sukses secara komersial, maka ini bisa mempengaruhi lebih banyak lagi pahlawan super yang bisa menerima petualangan sinematik mereka sendiri daripada terus dilemparkan ke dalam ensemble. Ingat, Wonder Woman memasuki bioskop pada tanggal 2 Juni, dan Diana akan kembali tampil saat Justice League keluar pada tanggal 17 November tahun ini.