PBSI tak mengirimkan atlet untuk nomor tunggal dan ganda putri pada kejuaraan dunia

Indonesia memang tak akan mengirimkan perwakilan untuk berlaga pada nomor ganda putri serta tunggal putri pada Kejuaraan Dunia 2017 yang akan digelar di Glasgow, Skotlandia, bulan Agustus mendatang. Sesungguhnya Indonesia memang mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan atlet terbaik pada kedua nomor tersebut, tetapi diputuskan untuk tak mengambil jatah.

 

Kans kemenangan terlalu kecil

Sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan  Prestasi PBSI, mantan peraih medali emas pada Olimpiade 1992, Susi Susanti mengatakan pada situs resmi PBSI bahwa keputusan ini diambil karena peluang kemenangan pada kedua nomor tersebut dinilai masih belum mencukupi untuk berpartisipasi. Lebih lanjut ia menilai bahwa untuk mengejar jam terbang sebaiknya jangan langsung ke kejuaraan dunia tetapi lebih memperkuat tim SEA Games. Ini dilihat dari standar serta mutu pemain yang bersangkutan.

 

Walaupun minus pada kedua nomor tersebut tetapi Susi tetap yakin bahwa pada sector ganda putra dan ganda campuran serta tunggal putra akan mampu paling tidak meraih satu gelar. Atlet yang akan berlaga pada sector tersebut adalah Anthony Sinisuka Ginting serta rekannya Tommy Sugiarto. Anthony memang memberikan performa terbaik dengan kesuksesannya menundukkan Viktor Axelsen dari Denmark pada event Piala Sudirman. Kemenangannya ini  sungguh menjadi kejutan yang membahagiakan. Inilah sebabnya  ia diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan bagi tanah air pada kejuaraan dunia di Skotlandia ini. Susi juga menilai bahwa kemajuan yang dicapai Anthony cukup baik sehingga ia layak diuji untuk berlaga di kejuaraan dunia.

 

Berikutnya di ganda putra PBSI menurunkan Marcus Fernaldi Gideon dan pasangannya Kevin Sanjaya Sukamuljo, Angga Pratama dan Ricky Karanda Suwardi, serta Mohammad Ahsan dan Rian Agung Saputro. Untuk sector ganda campuran tentu saja masih diwakili oleh pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir serta Debby Susanto dan Praveen Jordan.

 

Ada 3 pasangan untuk ganda putra dari beberapa nama yang masuk. Memang tak semua kekuatan penuh diturunkan untuk gelaran kejuaraan dunia ini. 3 pasangan tersebut diharapkan dapat bekerja sama saling membantu dan siapa pun yang maju diharapkan wakil dari tanah air bisa meraih kemenangan. Sementara pada ganda campuran diturunkannya nama Jordan dan Debby serta Tontowi dan Liliyana karena memang ada peluang untuk meraih emas. Untuk pasangan Ronald Alexander dan Melati Daeva Oktavianti dirasa peluangnya masih cukup berat sehingga 2 pasangan tersebut sudah cukup  untuk saling membantu.

 

Tak bisa turun dengan kekuatan penuh karena event berbarengan

Indonesia sebenarnya  memperoleh 13 tiket untuk wakil tetapi PBSI akhirnya memutuskan untuk hanya mengirim  7 wakil terbaik. Ini karena jadwal pertandingan yang berlangsung bersamaan yaitu penyelenggaraan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia dan kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow Skotlandia. Dengan demikian tim PBSI harus membagi kekuatan. Pemain-pemain andalan seperti Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Kevin Sanjaya Sukamuljo, serta Marcus Fernaldi Gideon harus berlaga di Kejuaraan Dunia, sementara yang lain menjalankan tugas pada gelaran Sea Games 2017 di Negara jiran.

 

Mengutip laman resmi BadmintonIndonesia, Susi Susanti mengatakan, pihak PBSI telah menilai pemain-pemain bandar togel sgp mana yang mempunyai kans untuk meraih juara di Kejuaraan Dunia, selain itu juga harus memprioritaskan kekuatan agar dapat saling membantu. Berikut ini adalah daftar nama atlet yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia.

 

Nomor Ganda Campuran
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Praveen Jordan/Debby Susanto

Nomor Ganda Putra
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi
Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro
Nomor Tunggal Putra
Anthony Sinisuka Ginting
Tommy Sugiarto

Penggeberan Pemain Untuk Hadapi Piala Sudirman 2017

Para pemain bulutangkis akan segera menghadapi pertandingan yang sengit. Ya, Piala Sudirman 2017, yang akan diadakan tanggal 21 hingga 28 Mei di Gold Coast, Australia. Agar dapat berlaga maksimal, tentu saja diperlukan persiapan yang juga matang. Meskipun sebelumnya, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonseai (PP PBSI) mengungkapkan, kalau tak menggeber simulasi, karena waktu yang cukup mepet, ternyata rencana tersebut diubah, karena penggeberan para pemain akan dilangsungkan akhir pekan ini, pada hari Sabtu 13 Mei 2017 di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

 

Penggeberan Dilangsungkan Tidak Untuk Umum

Acara penggeberan itu berlangsung sejak pukul 08.00 sampai 11.00, dan hanya dapat disaksikan oleh media, karena tidak dibuka untuk umum. Hari rabu 10 Mei 2017, Susi Susanti selaku kepala bidang pembinaan dan prestasi PP PBSI mengatakan, “Ini menjadi  simulasi kecil-kecilan untuk adaptasi para pemain. Karena, Piala Sudirman kan beda dengan (turnamen) perorangan dan tim ini diisi beberapa pemain muda yang baru”.

 

“Simulasi ini tidak seperti yang sebelumnya. Kali ini, simulasi tidak ditiketkan dan siapa tahu media ingin melihat lebih dulu kesiapan tim Sudirman”. “ Untuk kami, simulasi ini kami manfaatkan agar tim kita, tim Indonesia, menunjukkan gregetnya meski kami hanya memiliki waktu yang mepet (Dari persiapan ke keberangkatan). Ya, sudah deh satu hari pada hari Sabtu, kami gunakan untuk kebersamaan”, tambah Susi. “Untuk pembagian tim, nama timnya bisa Merah dan Putih atau Elang dan Garuda. Kami tentukan nanti ya”. Ucap Susi.

 

Walaupun acara penggeberan tidak ada tiket untuk penonton umum dan pelaksanannya pun di pelatnas, Susi tetap menjanjikan uang tunai sebagai hadiah, untuk tim yang menang. Seperti yang diketahui, tim yang dipimpin oleh Susi Susanti itu akan berangkan ke Brisbane via Singapura pada hari Rabu tanggal 17 Mei 2017 malam, sehingga waktu yang dimiliki termasuk singkat untuk mempersiapkan diri.

 

Tim Simulasi Piala Sudirman 2017:

 

Tim A (Garuda)

  1. Jonathan Christie
  2. Fitriani
  3. Della Destiara Haris/ Rosyita Eka Putri Sari
  4. Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon
  5. Ronald/ Debby Susanto

 

Tim B (Elang)

  1. Anthony Sinisuka Ginting
  2. Dinar Dyah Ayustine
  3. Greysia Polii/ Apriyani Rahayu
  4. Moh Ahsan/ Angga Pratama
  5. Tontowi Ahmad/ Gloria Emanuelle

 

Praveen Jordan Tidak Ikut Simulasi Piala Sudirman 2017

Dalam daftar pemain simulasi di atas, tidak ada nama Praveen Jordan. Ya, karena Praveen masih dalam masa perawatan. Seperti yang disampaikan Susi Susanti selaku manajer tim Sudirman ke Badmintonindonesia.org, “ Praveen memang sengaja untuk sementara tidak kami mainkan di simulasi, karena masih dalam masa pemulihan. Dia agak kurang fit. Jadi di simulasi kami turunkan Ronald dulu.

 

Memang dalam simulasi yang akan dilangsungkan sabtu besok, Praveen terlihat digantikan oleh Ronald Alexander, sebagai pemain yang dipasangkan dengan Debby Susanto, untuk mengisi tim Garuda. Tim Garuda ini akan berhadapan dengan tim Elang, Masing-masing tim akan berlaga, seperti pada Piala Sudirman yaitu ganda putra, tunggal putri, tunggal putra, ganda putrid dan ganda campuran.

 

Seperti yang diketahui, pada pertandingan Piala Sudirman nanti, akan terlihat pemain-pemain baru pada sektor tunggal putri. Bagi Fitriani (peringkat ke 23), Dinar Dyah Ayustine (peringkat ke 33) dan Gregoria (peringkat ke 80), turnamen di Australia itu merupakan pengalaman judi bola yang pertama. Meskipun menurunkan pemain baru,ternyata tak membuat asisten pelatih tunggal putri pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Minarti Timur menjadi pesimis.