Kalahkan ‘THE EXORCIST’, ‘IT’ Jadi Film Horor Terlaris Sepanjang Masa

Mahkota THE EXORCIST sebagai film horor terlaris sepanjang masa selama 44 tahun akhirnya terlepas sudah. Karena ternyata iblis Pazuzu harus rela posisinya dikudeta oleh Pennywise si badut setan pemakan manusia. Tahta ini akhirnya diperoleh IT pada hari Kamis (28/9) kemarin.

 

Rekor luar biasa ini diumumkan sendiri oleh pihak studio Warner Bros. Di mana IT telah sukses membukukan pendapatan box office global mereka sebesar 500 juta dolar (sekitar 6,7 triliun rupiah). Angka ini jauh lebih banyak daripada THE EXORCIST yang meraih pendapatan seluruh dunia 441 juta dolar (sekitar 5,9 triliun rupiah) saat dirilis tahun 1973.

 

Yang unik, baik THE EXORCIST dan IT sama-sama diangkat dari sebuah novel yakni karya William Peter Blatty dan Stephen King. Kepada Variety, Sue Kroll selaku Presiden Pemasaran dan Distribusi Warner Bros mengaku senang atas prestasi luar biasa IT ini, “Untuk film horor dewa judi poker ini adalah sejarah baru. Tapi kami tak bisa berbangga diri.”

 

Sekuel IT Bakal Rilis Tahun 2019

 

Merupakan remake dari serial TV tahun 1990, IT memang sudah digadang-gadang bakal mencetak rekor box office luar biasa sejak dirilis 8 September 2017 kemarin. Teror badut Pennywise yang diperankan sangat sempurna oleh aktor tampan Bill Skarsgård memang jadi magnet utama penonton berbondong-bondong menonton IT.

 

Tak hanya gemilang di tangga box office, IT juga sukses mendapat pujian dari para kritikus film. Kroll sendiri berpendapat jika saat proyek IT dibuat, mereka memang tak hanya sekedar bertujuan untuk sukses secara komersial, tapi juga ingin menciptakan film yang akan diperbincangkan para penggemar layar lebar di seluruh dunia. Seperti layaknya film-film sukses yang langsung tancap gas untuk proyek sekuel, pihak studio New Line Cinema juga sudah mengumumkan jika sekuel IT bakal meluncur 6 September 2019, mendatang.

 

Latar Belakang Pennywise Terungkap di Sekuel

 

Sekedar informasi, kisah dalam IT bermula saat menghilangnya Georgie Denbrough (Jackson Robert Scott) secara misterius saat mengejar perahu kertas mainan waktu hujan deras. Sang kakak, Bill Denbrough (Jaeden Lieberher) pun melakukan pencarian dengan enam temannya di Geng Pecundang (Loser’s Club). Hingga akhirnya pemecahan misteri itu membuat mereka semua diburu oleh Pennywise si badut setan.

 

Untuk sekuelnya sendiri, sutradara Andy Muschietti menyebutkan kalau cerita akan bersetting 27 tahun usai kejadian teror Pennywise di Derry. Bisa dipastikan anggota Geng Pecundang sudah tumbuh menjadi manusia-manusia dewasa yang memiliki memori buruk akan Pennywise. Namun bukan itu saja, Muschietti kabarnya juga akan mengungkapkan asal-usul Pennywise dalam sekuel yang bakal rilis dua tahun lagi itu.

 

Dilansir detikHOT, sosok asli Pennywise sebenarnya bukanlah badut. Dia dipercaya sebagai makhluk kuno yang mungkin saja berusia miliaran tahun. Pennywise alias si IT ini berasal dari kehampaan yang mengandung seluruh alam semesta dan disebut sebagai Macroverse. Dalam cerita novel aslinya, tokoh Billy rupanya sempat melihat bentuk asli Pennywise yang ternyata adalah makhluk merayap tak berujung, berbulu dan terbuat dari cahaya jingga. Sosok setan ini mendarat di Bumi karena peristiwa dahsyat jutaan lalu. Dia lalu tertidur lama, menanti kedatangan umat manusia dan akhirnya saat kota Derry dibangun tahun 1715, IT pun terbangun dalam sosok Pennywise. Ada alasan kenapa IT selalu meneror anak-anak, karena rasa takut dalam diri mereka lebih mudah muncul dan membentuk IT jadi sempurna.

The Doll 2 Akan Segera Gentayangan Di Bioskop

Setelah the doll sukses membuat Shandy Aulia serta Deny Sumargo ketakutan, kini The doll 2 siap menakut-nakuti Luna Maya bersama Herjunot Ali. Suksesnya The doll mencuri perhatian pencinta film Horor akhirnya membuat The doll 2 digarap. Hitmaket Productions yang selaku Production House yang telah sukses menggarap the doll kembali termotivasi untuk melanjutkan sekuelnya yaitu The doll 2.

 

Namun pada The doll 2 penonton tidak akan lagi dapat menyaksikan ketakutan Shadny Aulia bersama Deny Sumargo karena pemeran utama dalam kisah sekuelnya ini akan digantikan oleh Luna Maya bersama Herjunot Ali. Namun Rokcy Soraya akan tetap dipercaya menggarap sekuel tersebut untuk membuat alur semakin menyeramkan.

 

The doll 2 mempunyai Alur kisah berbeda dari The Doll 1

Melihat dari Trailer serta teasernya, nampaknya kisah The doll 2 tidak mempunyai keterikatan, hanya saja sama-sama mengangkat kisah kengerian boneka. Dalam kisahnya pun juga akan memiliki alur yang berbeda bahkan para pemain pun juga akan berbeda, hanya ada satu nama pemain yang bertahan yaitu Saya Wijayanto sebagai Laras. Dimana hanya Laras yang dijadikan benang merah dalam cerita pertama.

Dalam The doll 2 Laras akan membantu Maira yang mengalami gangguan akibat bermain-main dalam dunia arwah untuk mencoba berkomunikasi dengan anaknya yang telah 6 bulan meninggal dunia.

 

Boneka Sabrina ganggu Maira dalam The Doll 2

Saat teror boneka Ghawiah yang menghantui Shandy Aulia bersama Deny Sumargo berakhir, kini giliran boneka Sabrina yang akan hadir mengganggu ketenangan hidup Luna Maya bersama Herjunot Ali. Awal kisah hadirnya boneka Sabrina ialah saat Maira yang diperankan oleh Luna Maya bersama Aldo yang diperankan oleh Herjunot Ali hidup dengan sangat bahagia bersama anak mereka yang masih kecil bernama Kayla dan juga bersama pembantu mereka yang bernama Yani. Kebahagian Maira dan Aldo berlangsung hingga pada suatu hari mereka mengalami kecelakaan yang sangat tragis hingga merenggut nyawa anak mereka.

 

Setelah kejadian tragis tersebut hingga kehilangan anaknya, Maira menjadi pemurung sedangkan Aldo lebih menyibukkan dirinya dengan pekerjaan. Setelah 6 bulan berlalu pasca kecelakaan tersebut, bertepatan dengan hari lahir Kayla, Maira mulai merasa bahwa dirinya tidak sendirian lagi. Kejadian-kejadian aneh mulai mendekati dirinya, Maira terkadang mendengar suara pintu yang terbuka dimalam hari, TV yang rusak menyala dengan sendirinya bahkan Maira mendengar suara dari anak kecil bandar togel sgp yang memanggilnya. Bahkan Boneka Sabrina yang menjadi boneka kesayangan dari Kayla pun terlihat sering berpindah-pindah tempat.

 

Merasakan kejadian-kejadian janggal dirumahnya, akhirnya Maira menceritakan kepada sahabatnya Elsa. Dan Elsa menyarankan agar Maira mencoba berkomunikasi dengan anaknya Kayla lewat Sabrina. Semenjak saat itu, Maira merasa sangat terganggu dan dirinya meyakini bawa anaknya lah yang telah mengganggunya. Saat menceritakan kepada Aldo, namun Aldo tidak percaya, tetapi Maira sangat yakin jika Kayla berada dalam tubuh Sabrina karena dia ingin menyampaikan kepada Maira.

Akhirnya maira meminta bantuan kepada bu Laras dan Bagas, paranormal yang pernah mengatasi kasus yang sama beberapa tahun lalu. Namun Laras meyakini bahwa kasus kali ini lebih buruk sehingga harus menghadapi resiko yang lebih buruk. Percayakah Aldo dengan Maira, dan sanggupkah Maira mengadapi resikonya ? benarkah sosok hantu yang ada dalam boneka Sabrina adalah Kayla atau justru malah Arwah lain yang menghantui mereka melalui Sabrina ?