MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK, Saat Marsha Timothy Bawa Kepala Orang

Selama ini tak dipungkiri jika sosok Marsha Timothy selalu lekat dengan imej perempuan cantik nan feminim. Lebih cocok berperan dalam film cinta nan mendayu karena paras rupawannya, aktris jelita yang juga istri aktor Vino G Bastian itu justru menerima peran Marlina. Tak main-main karena Marlina ini digambarkan sebagai seorang perempuan yang membunuh secara keji seorang bos perampok.

 

Berperan dalam MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK (MARLINA THE MURDERER IN FOUR ACTS), Marsha didapuk sebagai seorang janda yang rumahnya didatangi kelompok perampok. Begitu berani, Marlina melakukan pembalasan dendam terhadap orang-orang yang juga memperkosanya itu. Perempuan Sumba ini memilih membunuh orang-orang jahat itu dengan cara diracuni lalu mengambil golok dan memenggal kepala Markus (Egi Fedly) sang ketua perampok. Kepala itu akan dia bawa dalam perjalanannya mencari keadilan.

 

Dalam trailer yang sudah dirilis bulan Mei 2017 silam, calon penonton bisa melihat kekejian Marlina dan keteguhan hatinya bahwa apa yang dia lakukan bukanlah sebuah dosa. Selain itu suasana padang sabana yang menjadi ciri khas Sumba juga diperlihatkan jelas.

 

Tayang di Luar Negeri & Festival Internasional

 

Menghabiskan dana mencapai 9,5 miliar rupiah, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK akan menjadi film bergenre koboi atau Western pertama yang dibuat di Indonesia. Tak heran kalau film ini dianggap sebagai pioneer film bergenre Satay Western, seperti dilansir Detikhot. Belum juga tayang di Indonesia, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK ini sudah mencetak prestasi secara internasional. Tayang perdana lewat program Contemporary World Cinema, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK hadir di Toronto International Film Festival (TIFF) 2017.

 

Karena tampil di ajang film global, karya ketiga sutradara Mouly Surya ini siap tayang di 18 negara termasuk Amerika Serikat dan Kanada. Sang produser film, Fauzan Zidni menyebut kalau ada beberapa negara lain yang sedang dalam tahap negosiasi distribusi. Dengan debut menjanjikan, film yang juga merupakan proyek dewa judi poker kolaborasi Mouly dengan Garin Nugroho dan Rama Adi dalam perihal skenario ini digadang-gadang bakal memberikan warna baru di ranah perfilman Indonesia.

 

Tak hanya tayang di TIFF, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK juga berhasil menembus ajang bergengsi, Festival Film Cannes 2017. MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK ini berhasil meneruskan jejak Tjoet Nja’ Dhien (1988), DAUN DI ATAS BANTAL (1998) dan SERAMBI (2006) yang sudah terlebih dulu memeriahkan Cannes.

 

Mouly Surya dan Feminisme

 

Bicara mengenai sosok sutradara, memang tak ada yang bisa memungkiri betapa Mouly sangat rajin memasang perempuan sebagai tokoh utama. Bukan sekedar aktris cantik dengan akting mendayu penuh pergulatan cinta, karakter utama yang dipasang selalu memiliki pergulatan batin berat. Sebut saja seperti film FIKSI dan WHAT THEY DONT TALK ABOUT WHEN THEY TALK ABOUT LOVE, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK juga menampilkan perempuan berani meski lewat tindakan keji.

 

Meraih banyak pujian, karya sutradara berusia 37 tahun ini dianggap punya sisi cerita yang kuat. Lewat MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK, Mouly dipandang berhasil membawa pernyataan yang berani tentang perempuan dan feminisme.Untuk keperluan akting, Marsha bahkan sampai harus berlatih mengendarai sepeda motor dan naik kuda. Tak sabar menanti? MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK akan tayang di bioskop Tanah Air pada 16 November 2018 mendatang.

Ernest Prakasa dan Adinia Wirasti dalam Film Susah Sinyal

Ernest Prakasa yang sudah pernah menjajal kemampuan acting dan produksi film kini kembali lagi dengan film barunya, Susah Sinyal. Film garapannya itu sudah memulai proses produksi dan syuting pada tanggal 7 September ini di Sumba Timur dan Jakarta. Sebelumnya, ia sudah memproduksi film Ngenest dan Cek Toko Sebelah  yang sukses juga di pasaran film Indonesia. Untuk film terbarunya ini, Ernest juga akan menulis sendiri scenarionya. Yang berbeda adalah keterlibatan istrinya. Ia kali ini akan berduet dengan istri tercintanya, Meira Anastasia.

Jalan Cerita Susah Sinyal

Ia mengatakan bahwa dalam penulisan scenario kali ini, ia perlu istrinya karena lead karakter di film ini adalah sosok perempuan dalam film ini yang sangat penting. Maka dari itu, ia perlu prespektif perempuan dalam menuangkannya di skenario. Dua tokoh utama dalam film kali ini adalah Adinia Wirasti yang berperan sebagai Ellen dan juga putrinya yang mulai beranjak dewasa, Kiara yang diperankan oleh Aurora Ribero.

Dalam film ini, biasanya Ellen dan Kiara sibuk dengan dunianya sendiri-sendiri. namun dua orang yang sibu dengan masing-masing dunianya ini disatukan kembali karena nenek Kiara, Agatha (diperankan oleh Niniek L Karim), ibu dari Ellen, meninggal dunia. Agatha yang biasanya mengasuh Kiara meninggal karena serangan jantung.

Berangkat dari Keresahan Pribadinya

Ernest mengaku bahwa dirinya memproduksi film ini karena merasa resah atas situasi yang kini ia jalani, kadang sibuk sekali dan lupa untuk meluangkan waktu untuk anak-anaknya. “Meira dan saya menulis scenario ini dengan  perjuangan yang amat sangat berat. Beban pertama, karena adanya beban untuk menyamai film sebelumnya, Cek Toko Sebelah, dan alasan yang kedua adalah karena kali ini saya bercerita tentang hal yang berada di luar dunia saya. Sama sekali saya tidak tahu, yakni pengacara dan juga single parenthood,” ungkapnya.

Ditantang Jadi Single Parent

Adinia Wirasti yang diajak terlibat dalam film Susah Sinyal ini pasalnya mendapatkan beberapa tantangan. Yang pertama tantangan mendalami karakter dewa poker sebagai single parent dan yang kedua menjadi seorang pengacara ternama. Oleh karena itu, ia harus membaca buku-buku tentang hukum dan juga bertanya pada beberapa orang yang kompeten dalam bidang tersebut, seperti di bidang litigasi atau non litigasi. Ia juga menonton film lainnya untuk referensi yang menyorot kasus single parent.

“Saya jarang nonton film buat referensi. Tapi film Susah Sinyal ini menuntut saya untuk menonton referensi lainnya. Dan saya mengingat-ingat saya waktu 17 tahun gimana ya? Karena saya berperan sebagai single mother 35 tahun yang punya anak 17 tahun,” ungkapnya.

Berikut ini beberapa artis yang membintangi film Susah Sinyal: Adinia Wirasti (Ellen), Ernest Prakasa (Iwan), Aurora Ribero (Kiara), Refal Hady (Abe), Valerie Thomas (Astrid), Niniek L Karim (Agatha), Chew Kinwah (Koh Chandra), Asri Welas (Tante Maya), Abdur Arsyad (Yos), Arie Kriting (Melki), Gissela Anastasia (Casandra), Gading Marten (Marco), Dodit Mulyanto (Ngatno), Darius Sinathriya (Aji), Ge Pamungkas (Rio), Andien Aisyah (Andien), Cut Beby Tshabrina (Jessie), Eddy Maliq Meijer (Darren), Arry Wibowo (Damar), Selfi Nafilah (Siti), Arief Didu (Hakim Ketua), Slamet Rahardjo (Pak Aryo) dan masih banyak lagi.

Pastinya kalian penasaran dengan film Ernest terbaru ini bukan? Kabarnya, film ini akan segera dirilis pada Bulan Desember nanti. Jadi, tunggu terus updatean selanjutnya tentang film ini.

Kematian Paul Walker Pengaruhi Casting Fate Of The Furious

F.Gary Gray, sutradara The Fate of the Furious secara mendasar mengubah franchise Fast and Furious dengan beberapa cara yang signifikan. Sebagai entri pertama dalam rangkaiannya benar-benar menjauh dari Brian O’Conner setelah kematian tragis Paul Walker. Ya, usai peristiwa tragis tersebut, pemeran film (baik yang sudah tua maupun yang baru) menghadapi tantangan yang berbeda dengan membawa seri ke arah yang baru. Ini pula yang membuat salah satu aktor di film tersebut terpengaruhi.

Casting Scott Eastwood dan Kematian Paul Walker

Seorang aktor yang sepertinya mengerti tentang tanggung jawabnya adalah Scott Eastwood. Persahabatannya yang lama dengan Paul Walker pada akhirnya menginspirasinya untuk masuk ke dalam bagian film tersebut. Eastwood berbicara tentang apa yang terjadi seiring dengan dirilisnya The Fate of the Furious versi Blu-ray. Ia mengatakan:

“Paul adalah salah satu teman baikku. Dia seperti kakak laki-laki bagiku. Itu pasti keputusan yang penuh emosional. Mengapa tidak menjadi bagian dari sesuatu yang menjadi bagiannya?”

Jujur saja, apa yang telah ia katakana membuat kita semua tersedak, dan kita bahkan tidak merasa malu untuk mengakuinya. Ucapan Scott menambahkan arus bawah emosi yang serius tentang kehadirannya di film tersebut. Scott Eastwood yang berusia 24 tahun, anak dari Clint Eastwood, adalah teman dekat Walker. Tampaknya mereka berteman dekat selama dua puluh tahun menjelang kematian Walker pada tahun 2013, dan kesempatan untuk masuk ke waralaba Walker pastinya terasa sangat berat walau tanpa hambatan.

Pada komentarnya itu, mudah untuk melihat bagaimana peran Little Nobody merasa dibuat khusus untuk seseorang yang dekat dengan Paul Walker. Dari statusnya sebagai agen pemerintah dewa poker yang tidak berpengalaman ke Subaru yang dikendarainya dalam rangkaian film di New York City, hampir semua hal tentang Little Nobody terasa seperti penghormatan langsung kepada Walker atau Brian O’Conner. Ini adalah jenis penghormatan dari para penggemar yang selalu dilakukan franchise ini dengan baik, jadi jelas bahwa Eastwood benar-benar menikmati kehormatan temannya.

Scott Eastwood di Film Sebelumnya

Setia dengan tesis inti dari serial Fast and Furious, sepertinya semua pemain dan kru memperlakukannya seperti anggota reguler tim begitu dia melangkah ke lokasi syuting. Eastwood kemudian melanjutkan komentarnya:

“Mereka menerima saya (di) hari 1. Saya tidak dapat berterima kasih kepada semua orang karena telah membawa saya dan memperlakukan saya seperti keluarga.”

Kita tentu sangat menyukai bagian Scott Eastwood dalam franchise Fast and Furious, dan ini mulai terlihat seperti dia yang sebenarnya setelah pada akhirnya menemukan waralaba yang bisa membesarkan namanya. Bahkan dengan warisan ayahnya untuk menopang namanya, Eastwood tidak pernah benar-benar menemukan serial blockbuster utama selama tahun-tahun awal karirnya.

Hal ini menyebabkan dia melayang di antara film-film horor seperti Chensaw 3D yang tidak bersemangat dan peran yang tak terlupakan, seperti memainkan Navy SEAL di Suicide Squad karya David Ayer. Dalam hal itu, Little Nobody akhirnya menempatkan Eastwood di permukaan, dan kita tidak sabar untuk melihat bagaimana dia terus menghormati warisan Paul Walker jika dia kembali untuk beberapa film di masa depan.

Sekedar informasi, The Fate of the Furious karya F. Gary Gray saat ini tersedia di DVD, Blu-ray, dan Digital; kami akan memberi Anda lebih banyak informasi terkait masa depan franchise ini (ditambah potensi keterlibatan Scott Eastwood) karena tersedia lebih banyak rincian untuk dijelaskan. Untuk saat ini, pastikan untuk tidak melewatkan menyaksikan kehebatan film The Fate of the Furious.

Gal Gadot Membentuk Tim Andal

Wonder Woman merupakan sebuah film yang menceritakan tentang pejuang perdamaian dan persamaan terkuat di muka Bumi dan menjadi superhero pertama yang dari anggota Justice League. Banyak komik yang menjadikan Wonder Woman sebagai sosok seperhro wanita. Film ini di bintangi oleh Gal Gadot yang di sutradarai oleh Patty Jenkins.

Sebenarnya awal mula dari film woder women berasal dari patung tanah liat yang diberi nyawa oleh dewa yunani. Namun, karena adanya beberapa pengaruh dan kondisi kemudian di menjadi anak dari dewa Zeus dan ratu Hippolyta.

Film bergendre Action, Adventure, Fantasy ini akan di bintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Gal Gadot sebagai Putri Diana atau Wonder Woman, Chris Pine  sebagai Steve Trevor, Lisa Loven Kongsli  sebagai Melanippe, Samantha Jo  sebagai Euboea, Robin Wright  sebagai General Antiope, Connie Nielsen  sebagai Queen Hippolyta, Lucy Davis sebagai Etta Candy, Florence Kasumba  sebagai Senator Acantha, Mayling Jing  sebagai Orana, Tilly Powell sebagai Queens Guard, David, Thewlis, Elena Anaya, Said Tahmaoi, Danny Huston, Ewen Bremner.

Gal Gatot menjadi wanita keserbasian

Keserbasian yang di maksudkan yakni telah banyak karir yang di laluinya dalam berbagai bidang. Pantas saja apabila wanita ini memerankan peran sebagai wonder women. Beberapa prestasi yang pernah di raih yakni pada tahun 2004 sebagai pemenang Miss Israel sekaligus peserta Miss Universe 2004 yang mewakili Israel.

Perjalanan karirnya ternyata sudah melejit semenjak dia tahun 2008 sebagai model Castro (acara fashion show, sekaligus sebagai host). Selain itu juga pernah menjadi bintang iklan internasional untuk Captain Morgan rum, rentang perawatan kulit Vine Vera yang di iklankan Jaguar Cars

Menemukan sosok penguat hidup dalam perjuangan

Awalnya film ini di adaptasi dari DC Comics yang tidak puas memberikan rasa penasaran penonton, terlebih untuk pecinta film Bandar togel sgp. Mulanya karakter Wonder Woman sejak tahun 1941 di DC Comics yang dibuat oleh William Moulton Marston. Tidak salah memang apabila bintang utamanya Gal Gadot dengan mengahayati peran karakteristiknya yang khas.

Steve Trevor diperankan (Chris Pine) yang bekerja di Armada Angkatan Darat di Amerika Serikat, tepatnya ketika ada perang Dunia Kedua. Ketika Steve Trevor melakukan perjalanan, tiba-tiba pesawat yang ditumpanginya mengalami sebuah kecelakaan di daerah Pulau Paradise. Wilayah tersebut merupakan salah satu wilayah yang  sangat terisolasi dengan kedalaman Hutan Amazon.

Beberapa hari kemudian Steve Trevor berhasil di temukan oleh masyarakat sekitar dalam keadaan tidak sadarkan diri. Berbagai upaya di lakukan dengan rasa peduli oleh masyarakat untuk mengobati  insiden korban kecelakaan pesawat tersebut yang hampir merenggut nyawanya.

Suatu ketika tidak sengaja dia bertemu dengan seorang Putri Cantik jelita dari daerah Amazon yang bernama Putri Diana. Diam-diam dua sejoli itu sama-sama menaruh hati satu sama lain. Setelah beberapa hari, pengobatan pun selesai dan Steve Trevor sembuh dari lukannya. Maka dengan berat hati dia harus kembali ke tempat tinggalnya. Namun, karena sedah menjalin perasaan dengan Putri Diana,akhirnya di bawalah putri diana ke rumahnya.

Seiring dengan berjalannya waktu akhirnya putri Diana dapat beradaptasi dunianya yang baru dan bersatu Trevor untuk membentuk sebuah tim yang tangguh. Karena kesetiaan Putri Diana kepada Trevor, membuat dia seperti seorang Superhero yang kemudian di beri nama Wonder Woman, akankah Putri Diana setia selamanya? Saksikan selengkapnya pada 23 Juni 2017