Hotel di Spanyol disulap Jadi Panti Werdha Selama Pandemi Corona

Beberapa jaringan hotel internasional di Spanyol pasalnya memberikan kamarnya sebagai tempat perawatan kaum-kaum lansia di tengah pandemic corona yang sampai sekarang masih berlangsung.

Hotel di Spanyol disulap Jadi Panti Werdha

Misalnya saja Maria de los Angeles Hernandez (81) dan juga Juan Reguero (83) yang dievakuasi dari rumah perawatan mereka kemudian dibawah ke salah sebuah hotel yang terletak di pusat kota Madrid bersama dengan 10 orang yang lainnya untuk memastikan bahwa mereka tak akan tertular COVID-19 dari penghuni-penghuni panti werdha.

Hotel ini pasalnya menyediakan kamar dengan fasilitas dan juga layanan lengkap, termasuk juga dokter serta perawat. Hernandez dan Reguero pasalnya berada dalam kondisi kesehatan yang baik-baik saja selama pandemic ini dan mereka ingin tetap seperti itu sampai dengan kebijakan lockdown di Spanyol dicabut oleh pemerintah. Mereka namun mengaku merindukan kehidupan mereka di panti. Akan tetapi mereka senang dengan perawatan hotel yang diterimanya.

“Kami diperluakukan dengan sangat baik,” ungkap Reguero.

“Kami punya dokter, perawat, teman dan banyak yang bisa dibaca,” imbuhnya.

Pasangan tersebut mengatakan bahwa mereka merasa sangat aman berada di hotel di mana ada total 32 orang pekerja yang merawat 12 orang “tamu istimewa” ini. Walaupun hotelnya nyaman dan adanya kepastian perawatan medis yang diterimanya, rasa sedih pasalnya masih terasa karena kerabat tidak diizinkan menjenguk mereka.

Tak Diizinkan dijenguk Kerabat

“Yang terburuk di sini?” tanya Felisa Plaza yang berumur 89 tahun. “Sepi,” imbuhnya.

“Kamu tidak bisa melihat keluargamu, cukup hubungi mereka lewat telepon saja, namun semuanya normal,” katanya lagi.

Sementara itu Nuria Zamora, pengawas perawatan tamu baru di hotel berkata bahwa saat mereka takut dengan apa yang terjadi saat pertama kali tiba. “Kami harus menyelesaikannya dnegan departemen pekerjaan psikologis dan sosial, karena beberapa rekan mereka di panti werdha sedang sakit dan sakit parah sekali,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

Tantangan yang lainnya adalah mengadaptasi kamar hotel jangka pendek supaya lebih nyaman lagi untuk ditinggali lebih lama oleh para penghuni yang memerlukan perawatan khusus. “Kita harus menyesuaikan semuanya yang ada di ruangan, dari furniturenya, seperti lukisan, kamar mandi, namun yang terpenting adalah membawa staf medis, petugas kesehatan, hal-hal yang tak dimiliki oleh hotel,” jelas Zamora lagi.

Para Lansia diberikan Kebahagiaan

Hari Senin (27/4) kemarin Hernandez dan Reguero pasalnya menerima hadiah yang disumbangkan dari Yayasan Perawatan Sosial. Reguero sendiri menyukai music dan sekarang ia bisa mengganti radio lamanya dengan radio CD yang baru untuk memudahkannya mendengarkan salah satu penyanyi favoritnya sejak dulu, Miguel de Molina yang memiliki kualitas suara tinggi.

Sementara itu Hernandez sendiri menerima dompet baru untuk mempersiapkan dirinya saat kehidupan normal sudah kembali.

Spanyol sendiri tercatat memiliki 23.521 kasus kematian diakibatkan virus corona ini. Dan 80% korbannya adalah mereka yang berusia di atas 70 tahun, dan kebanyakan yang tinggal di panti wredha. Lockdown Togel hk yang diberlakukan di Spanyol sendiri akan diperpanjang sampai dengan tanggal 9 Mei 2020 untuk menekan penyebaran virus corona.

Keputusan itu pasalnya telah disetujui anggota Parlemen Spanyol dengan sejumlah pelonggaran lockdown. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menjelaskan adanya sejumlah alasan pemerintah dan anggota parlemen yang sepakat memperpanjang status darurat nasional COVID-19 yaitu korban meninggal akibat corona di sana meningkat.