Karena Virus Corona Pyrenees Jadi Area Parkir Pesawat

Pandemi dunia karena virus corona benar benar telah memecahkan kebiasaan umat manusia. Salah satu yang banyak disoroti adalah terparkirnya banyak pesawat di pegunungan Pyrenees karena telah menjadi lokasi parker pesawat. Banyak penerbangan yang dibatasi sehingga jumlah pesawat yang tidak diterbangkan semakin banyak sedangkan bandara tidak mampu menampungnya lagi. Pemandangan di pegunungan Pyrenees pun seperti sedang memajang banyak pesawat mainan yang dimiliki oleh anak anak.

 

Bisnis Baru di Pegunungan Pyreness

Pembatasan perjalanan luar negeri di seluruh dunia masih terus terjadi. Penyebaran virus corona seperti tidak ada habisnya. Namun di daerah Pyrenees ini menjadi sebuah bisnis baru dengan penghasilan besar. karena banyak pesawat tidak terpakai maka bisnis parkir pesawat pun bisa dilakukan di daerah Pyrenees. Bagian lereng lerengnya cukup luas untuk bisa menyimpan banyak pesawat sampai akhirnya nanti bisa dipergunakan lagi saat dunia sudah baik baik saja dan mengalami new normal.

 

Area pertama sudah penuh dan sudah dikunci, namun menurut Patrick Lecer sebagai kepada Tarmac Aerosave mengatakan bahwa pihaknya akan memperluas area demi memfasilitasi banyak pesawat. Tarmac aerosave adalah perusahaan populer di Eropa yang menyediakan jasa untuk penyimpanan pesawat. Perusahaan itu telah mengalami kenaikan pelanggan karena telah dibanjiri banyak peminat dari berbagai perusahaan. Awalnya perusahaan memiliki area parkir di luar kota Tarbes dan Toulouse Prancis. Ada juga yang ditempatkan di Kota Teruel Spanyol. Di bulan Juni di vatry prancis.

 

Namun karena jumlah pesawat yang ditangani semakin banyak maka wilayahpun semakin diperluas hingga ke daerah Pyrenees. Jumlah pesawat biasanya hanya 150 pesawat, namun sekarang hampir dua kali lipatnya sehingga empat bandara sebenarnya kurang cukup untuk bisa menyimpan pesawat dengan baik. Lecer pun mengatakan bahwa daftar tunggu masih panjang sehingga memungkinkan untuk membuka kawasan baru demi memfasilitasi klien yang akan menyimpan pesawat yang tidak digunakan.

 

Menemukan Lahan Parkir Seperti Bermain

Awal tahun lalu menjadi sebuah awal baru untuk industi perjalanan internasional. Berkat virus corona banyak penerbangan internasional yang diberhentikan sehingga banyak pesawat yang tidak digunakan. Negara menutup perbatasan dan memberlakukan karantina, karena itu banyak maskapai penerbangan yang tidak memiliki lahan parkir bingung akan menyimpan pesawat mereka di mana. Sampai saat ini lalu lintas di udara belum benar benar pulih dan banyak maskapai yang memutuskan untuk memarkirkan pesawat mereka. Bahkan ada yang dipensiunkan lebih cepat.

 

Pemenuhan masalah parkir menjadi sebuah isu baru. Di tahun 202 ada 3400 pesawat yang harus diparkirkan, pegunungan Pyrenees adalah jawaban. Saat semua pesawat diparkirkan maka sebenarnya pesawat itu tidak ditinggalkan. Hanya disimpan untuk waktu yang belum ditentukan. Itulah yang dikatakan oleh Sebastien Demouron sebagai tim penyimpanan. Semuanya bagian yang terbuka ditutup termasuk melindungi area sensitive dari pesawat. Pengujian elektronik daftar slot via gopay pun dilakukan dan perawatan secara berkala sesuai dengan prosedur yang telah dibuat dalam perjanjian.

 

Dalam sela sela pembicaraan, Sebastien mengatakan bahwa saat ini mereka sedang membutuhkan ruang yang lebih luas, dan untuk mengusahakan itu mereka seperti sedang melakukan permain tertis untuk menemukan lahan yang cocok sebagai tempat parkir pesawat terbang. Pegunungan Pyrenees adalah salah satu tempat indah untuk menyimpan pesawat bahkan untuk pesawat yang tidak lagi digunakan. Pihak Sebastien mengatakan beberapa pesawat istirahat di tempat yang indah sehingga akan memberikan kesan baik untuk pesawat.